DAERAH, Lokacita: Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Ciamis mengajak masyarakat untuk mendeteksi dini segala ancaman yang membuat lingkungan tidak kondusif.
Diketahui, Bakesbangpol menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Forum Kewaspadaan Dini Daerah (FKDD) dan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) di Aula Kelurahan Benteng, Kabupaten Ciamis.
Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (tanggal) ini bertujuan memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, FKDD, FKDM, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan serta ketertiban wilayah.
Rakor tersebut dihadiri oleh perwakilan dari berbagai kecamatan dan desa di Kabupaten Ciamis, Senin (30/09/2024).
Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Bakesbangpol Ciamis, yang diwakili oleh Kabid Waspadanas, Riza Faisal Tahiyat, S.E.
Dalam sambutannya, Riza Faisal menegaskan pentingnya peran aktif FKDD dan FKDM dalam menjaga kewaspadaan dini terhadap berbagai potensi ancaman yang dapat memicu ketidakstabilan di masyarakat.
Menurutnya, forum-forum ini adalah mitra strategis pemerintah dalam mendeteksi secara dini berbagai ancaman, baik yang bersifat sosial, ekonomi, maupun politik.
Dengan adanya koordinasi yang baik antara FKDD, FKDM, dan masyarakat, kita bisa mencegah potensi ancaman sejak dini sebelum berkembang menjadi masalah yang lebih besar.
Dalam forum ini, peserta diberi kesempatan untuk mendengarkan pemaparan dari sejumlah narasumber terkait isu-isu strategis keamanan di Kabupaten Ciamis.
Topik yang dibahas meliputi langkah-langkah deteksi dini terhadap ancaman sosial seperti konflik horizontal, radikalisme, serta ancaman lainnya yang berpotensi mengganggu ketentraman masyarakat.
Selain itu, Rakor ini juga menjadi wadah bagi FKDD dan FKDM untuk berbagi informasi serta masukan dari berbagai wilayah di Ciamis.
Dalam kegiatan tersebut, Kesbangpol Ciamis ajak masyarakat untuk mengidentifikasi tantangan yang mereka hadapi di lapangan, termasuk kesulitan dalam mengantisipasi konflik sosial, serta keterbatasan sumber daya yang diperlukan untuk deteksi dini.
Hal ini diharapkan dapat menghasilkan solusi yang lebih efektif dalam mengatasi ancaman-ancaman tersebut.
“Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Ciamis berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan forum kewaspadaan ini,” pungkasnya.






