Selasa, April 14, 2026
spot_img

Bangga! Ciamis Sabet Predikat Kabupaten Terbaik Nasional Pengelolaan Sampah di Rakornas 2026

CIAMIS, lokacita com,-  Kabupaten Ciamis kembali mengukir prestasi membanggakan di tingkat nasional. Dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengelolaan Sampah 2026 yang digelar Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH).

Ciamis resmi dinobatkan sebagai Kabupaten Terbaik Nasional dalam Pengelolaan Sampah kategori Menuju Kota/Kabupaten Bersih Tahun 2025.

Penghargaan tersebut diumumkan dalam forum nasional yang berlangsung di Balai Kartini, Jakarta, Rabu–Kamis (25–26/02/2026), dan diserahkan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, kepada Pemerintah Kabupaten Ciamis dengan nilai kinerja 74,68.

Capaian ini menjadi pengakuan resmi pemerintah pusat atas komitmen, konsistensi, dan kolaborasi kuat Pemerintah Kabupaten Ciamis bersama masyarakat dalam mengelola sampah secara terstruktur dan berkelanjutan.

Rakornas tahun ini mengusung tema “Kolaborasi untuk Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah)” sebagai tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto terkait percepatan penanganan darurat sampah nasional.

Dalam sambutannya, Hanif Faisol Nurofiq menegaskan bahwa kondisi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) di Indonesia semakin kritis.

Rata-rata usia TPA nasional telah mencapai 17 tahun, sementara batas teknis operasional maksimal hanya 20 tahun.

“Bapak Presiden mengingatkan bahwa kita memiliki waktu sekitar tiga tahun untuk menyelesaikan persoalan sampah secara serius dan terintegrasi dari hulu ke hilir,” tegas Hanif.

Ia juga menyampaikan bahwa baru sekitar 34 persen TPA di Indonesia yang telah meninggalkan praktik open dumping. Sisanya, sekitar 66 persen, masih harus bertransformasi menuju sistem controlled landfill dan sanitary landfill yang lebih ramah lingkungan.

Di tengah tantangan nasional tersebut, Kabupaten Ciamis dinilai mampu menunjukkan konsistensi pengelolaan sampah dari hulu hingga hilir, meskipun dengan keterbatasan anggaran.

Gerakan pilah sampah dari rumah, penguatan bank sampah induk dan unit, pemberdayaan kelompok maggot, pengembangan komposter, hingga gerakan menabung sampah menjadi indikator kuat dalam penilaian nasional.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Kabupaten Ciamis, Dr. Giyatno, S.IP., M.Si., menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut.

“Alhamdulillah, penghargaan ini adalah buah gotong royong seluruh masyarakat Ciamis. Terima kasih kepada Bupati, pasukan ungu, bank sampah induk dan unit, kelompok maggot, komposter, serta seluruh warga yang menjadikan kebersihan bukan sekadar program, tetapi sudah menjadi budaya dan tradisi,” ujarnya.

Menurut Giyatno, keberhasilan ini tidak lepas dari komitmen dan konsistensi Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, yang terus mendorong gerakan kebersihan secara berkelanjutan.

“Pak Bupati selalu menegaskan bahwa kebersihan adalah tanggung jawab bersama. Beliau konsisten, bukan hanya dalam kebijakan, tetapi juga hadir langsung di lapangan untuk memastikan program berjalan dan memberi solusi nyata,” tambahnya.

Ia menegaskan, penghargaan ini bukanlah titik akhir, melainkan motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan sampah agar Ciamis semakin bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Dalam Rakornas tersebut juga diumumkan perubahan kategori penilaian Kota/Kabupaten Bersih Tahun 2026 sebagai langkah persiapan menuju sistem evaluasi setara Adipura pada tahun berikutnya.

Dengan raihan Predikat Kabupaten Terbaik Nasional Pengelolaan Sampah ini, Ciamis semakin memperkuat posisinya sebagai daerah yang progresif, adaptif, dan siap menjawab tantangan krisis pengelolaan sampah nasional.

Prestasi ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara kepemimpinan daerah yang konsisten dan partisipasi aktif masyarakat mampu menghadirkan perubahan nyata bagi lingkungan.(Nasta)

Bagikan

Komentar

Artikel Terkait
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -
Google search engine

Terbaru