Sabtu, Juli 13, 2024
spot_img

Diduga warga Tasikmalaya Keracunan Makanan Khitanan Masal

DAERAH, Lokacita: Pada Hari Rabu (02/08/23) puluhan warga Kabupaten Tasikmalaya, Desa Cibatu, Kecamatan Karangnunggal, di duga keracunan makanan setelah khitanan masal.

Kompol Didin Jumardini Kapolsek Karangnunggal menegaskan bahwa hasil dari keracunan makanan itu para korban mengalami mual dan munta, pusing, demam dan juga diare.

Belasan orang yang terkena keracunan makanan itu lansung di larikan ke Puskesmas Karangnunggal untuk mendapatkan perawatan yang lebih baik.

“Jumlah yang terkena keracunan makanan semuanya berjumlah sekitar 22 orang, dan 18 orang di larikan ke Puskesmas untuk mendapatkan perawatan, ini semua hasil laporan dari Puskesmas Karangnunggal”, ungkap didin.

Penyebab yang jelasnya belum di ketahui sampai saat ini, yang jelas para warga mengeluh kesakitan setelah menghadiri Khitanan Masal dan santunan anak yatim di Pondok Pesantren setelah mengkonsumsi nasi kotak yang di berikan.

“Pada saat itu para warga menghadiri acar khitanan masal dan santunan anak yatim di pondok pesantren di Desa Cibatu, acara tersebut di bantu oleh Mahasiswa yang sedang KKN, seperti biasa mereka di hidangkan makanan parasmanan dan nasi kotak, sekitar 150 warga yang menghadiri acara tersebut”, tutur Didin

Setelah delapan jam menyantap makanan barulah para korban mengeluh kesakitan, dan saat ini para polisi sedang menyelidikinya, dari mulai saksi juga sempel makanan untuk di uji lab

“Para warga menghadiri acara dan melaksanakan parasmanan sekitar pukul 12.00- 13.00 WIB dan pada pukul 20.00 WIB para warga barulah merasakan kesakitan. Saat ini sempel makanan sudah di amankan untuk di uji laboratorium”, ungkap didin.

Kepala UPTD Puskesmas Karangnunggal Dadan Kusnanto menegaskan sampai hari Rabu (02/08/23) jumlah korban yang keracunan bertambah banyak menjadi 25 orang dari jumlah awalnya yaitu 18 orang.

“Jumlah akhir yang di rawat menjadi 25 orang, 21 orang masih dirawat di Puskesmas Karangunggal, 10 orang yang mengalami gejala sedang, 15 orang mengalami gejala ringan”, kata Dadan pada Kamis (03/08/23).

Gejala yang di alami korban rata-rata pusing, diare dan mual tegas Dadan, mudah-mudahan semua korban cepat membaik.

Bagikan

Komentar

Artikel Terkait
- Advertisment -spot_img

Terbaru