Selasa, April 14, 2026
spot_img

Disnakkan Ciamis Sebut Ikan Lokal Mulai Masuk Menu Program Makan Bergizi Gratis di Ciamis

CIAMIS — Komoditas perikanan lokal mulai mengambil peran dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Ciamis.

Jika sebelumnya menu program tersebut lebih banyak menggunakan daging ayam sebagai sumber protein hewani, kini ikan hasil budidaya peternak setempat mulai terserap secara bertahap.

Penyerapan ikan lokal saat ini tercatat berlangsung di dua kecamatan, yakni Panawangan dan Cisaga.

Di Kecamatan Panawangan, ikan lele hasil budidaya peternak lokal telah digunakan untuk memenuhi kebutuhan dapur MBG.

Sementara itu, di Kecamatan Cisaga, ikan nila produksi peternak setempat juga mulai dimanfaatkan sebagai sumber protein bagi para penerima manfaat program.

Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Ciamis, Anton Wahyu, melalui Kepala Bidang Pemanfaatan dan Pengendalian Sumber Daya Perikanan, Aris Andriyana, mengatakan keterlibatan ikan lokal dalam program tersebut menjadi langkah awal yang positif bagi sektor perikanan daerah.

“Ikan lele sudah terserap di Kecamatan Panawangan dan ikan nila di Kecamatan Cisaga. Walaupun belum masif, ini menjadi awal yang baik karena komoditas perikanan mulai mendapat ruang dalam program MBG,” ujar Aris, Rabu (4/3/2026).

Menurut Aris, ikan yang digunakan dalam program tersebut sepenuhnya berasal dari hasil budidaya peternak di Kabupaten Ciamis.

Selain memperkaya variasi sumber protein hewani, langkah ini juga memberikan dampak ekonomi langsung bagi pelaku usaha perikanan lokal.

“Serapan ikan lokal tentu berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan peternak perikanan di Ciamis,” katanya.

Ia menambahkan, masuknya komoditas perikanan dalam menu MBG tidak terlepas dari inisiatif para peternak yang aktif menawarkan hasil budidayanya kepada dapur penyedia program tersebut.
Meski demikian, belum seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di kedua kecamatan itu menyerap komoditas perikanan.

Namun langkah awal ini dinilai sebagai momentum yang dapat diperluas ke wilayah lain.

Selain ikan lele dan nila, Disnakkan Ciamis juga mencatat adanya penggunaan ikan patin dalam program MBG. Akan tetapi, untuk komoditas tersebut pasokannya masih berasal dari luar daerah.

Berdasarkan data produksi tahun 2025, total produksi ikan air tawar di Kabupaten Ciamis mencapai 27.625,21 ton.

Angka ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya, dengan produksi didominasi sektor budidaya, sementara sisanya berasal dari perikanan tangkap.

Dengan potensi produksi yang cukup besar, Pemerintah Kabupaten Ciamis optimistis keterlibatan komoditas perikanan lokal dalam Program Makan Bergizi Gratis akan terus meningkat seiring meluasnya serapan serta partisipasi lebih banyak SPPG di berbagai kecamatan. (Adv)

Bagikan

Komentar

Artikel Terkait
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -
Google search engine

Terbaru