Sabtu, Juli 13, 2024
spot_img

Kebakaran di Gunung Sumbing, 44 Pendaki Dihimbau Segera Turun

DAERAH, Lokacita: Kebakaran terjadi di gunung sumbing, yang terletak di kawasan Wonosobo, Jawa Tengah, pada ketinggian sekitar 2.900 meter di atas permukaan laut, tepatnya pada hari Jumat, tanggal (1/9) kemarin malam.

Kejadian ini sontak membuat banyak pihak khawatir lantaran gunung tersebut memang sering dikunjungi oleh banyak pendaki.

Kebakaran tersebut terjadi di lereng gunung sumbing yang menghanguskan sekitar 22,5 hektar. menurut informasi yang beredar kejadian tersebut diketahui terjadi pada malam hari yang mengakibatkan sebanyak 44 pendaki diminta untuk segera turun.

Menurut informasi dari detikcom, Bambang Triyono pada Sabtu (2/9) mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan pemantauan terhadap para pendaki di gunung sumbing. Dari daerah Garung, tercatat ada 37 orang pendaki, sementara dari basecamp Lamuk tercatat ada 7 orang pendaki.

Beruntung, kebakaran ini terjadi di lokasi yang cukup jauh dari pemukiman warga, sehingga kemungkinan adanya korban dari kalangan warga dapat diminimalisir.

Meskipun demikian, perhatian utama saat ini tertuju pada nasib para pendaki yang berada di dalam kawasan tersebut. Situasi ini memunculkan kekhawatiran terkait keselamatan mereka yang terjebak lokasi Gunung tersebut.

Dilansir dari kompas.com, Ketua BPBD Bambang Triyono mengungkapkan bahwa kebakaran terjadi pada petak 29 di Wonosobo, serta dengan mempertimbangkan keselamatan para pendaki yang tengah mendaki gunung sumbing diminta agar segera turun.

Menyikapi kejadian tersebut, Kapolres Wonosobo, Eko Novan, bersama dengan Polda Jateng, telah segera meluncurkan satu tim evakuasi yang terlatih guna menjalankan tugas penyelamatan para pendaki yang masih berada di ketinggian.

Selebihnya, Eko Novan juga memberikan perintah kepada beberapa personilnya untuk tetap berada di basecamp gunung Sumbing. Mereka ditugaskan untuk melakukan pendataan yang akurat dan menyeluruh serta bertindak dalam upaya evakuasi guna memastikan keselamatan seluruh pendaki.

Eko juga dengan tegas mengungkapkan betapa pentingnya upaya pencegahan kebakaran ini. Ia memberikan himbauan kepada seluruh warga dan pendaki untuk tidak menyulut api sembarangan dan untuk memastikan bahwa setiap sumber api telah sepenuhnya dipadamkan sehingga risiko terjadinya peristiwa seperti ini dapat dikurangi sebanyak mungkin. Kesadaran akan tindakan preventif ini menjadi kunci dalam menjaga keamanan dan kelestarian lingkungan gunung.

Bagikan

Komentar

Artikel Terkait
- Advertisment -spot_img

Terbaru