Kamis, Mei 23, 2024
spot_img

Kebakaran di Kampung Turis, Tiga Resto Raib Dilalap Api

DAERAH, Lokacita: Kebakaran terjadi di kampung turis yang berlokasi di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Tiga restoran yang berdempetan di daerah tersebut raib dilahap kobaran api pada hari Kamis (31/8) kemarin.

Belum diketahui dengan pasti sebab pasti dari kebakaran yang menghanguskan bangunan cafe atau restoran tersebut. Namun, besar dugaan bahwa kebakaran tersebut berasal dari hubungan pendek arus listrik yang terjadi antara ketiga bangunan tersebut.

Dari cnnindonesia, AKBP Imara Selaku Kapolres Pangandaran Mengungkapkan Bahwa pihaknya masih terus melakukan penyelidikan terkait penyebab kebakaran dari ketiga resto di kampung turis tersebut

“Kami masih terus menginvestigasi apakah kebakaran ini disebabkan oleh korsleting listrik, kebocoran gas kompor, atau faktor lainnya. Untuk saat ini kami masih melakukan penyelidikan,” jelas Imra dikutip dari cnnindonesia.

Menurut kesaksian saksi mata yang berada di lokasi, api terlihat pertama kali berasal dari resto Siti Mungil, yang kemudian dengan cepat merambat ke resto Hello Beach yang berada di sebelah Siti Mungil, dan dari sana api meluas ke resto Morgan.

Mengutip dari detikjabar, Arif Firman yang merupakan pemilik dari restoran Siti Mungil mengaku bahwa pada saat kejadian tersebut dirinya tidak sedang berada di lokasi, melainkan tengah berada di Ciamis.

Ia juga menjelaskan bahwa dia baru mengetahui tentang kebakaran tersebut setelah salah satu pegawainya memberitahu pada sekitar jam 08.30 pagi. Kerugian akibat kebakaran yang menghanguskan ketiga restoran atau kafe tersebut diperkirakan mencapai miliaran rupiah.

Dilansir dari cnnindonesia, Besarnya kobaran api ditambah dengan kencangnya hembusan angin cukup menyulitkan petugas Damkar dalam upaya pemadaman. Selain itu, bangunan-bangunan di area tersebut menggunakan material yang mudah terbakar, sehingga api dengan cepat merambat ke bangunan-bangunan lainnya.

Kampung Turis sendiri berlokasi di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Nama tersebut disematkan lantaran lokasi tersebut kerap dikunjungi oleh banyak turis asing.

Kawasan ini dikenal karena pantainya yang indah, ombak yang cocok untuk surfing, serta beragam fasilitas wisata seperti restoran, kafe, penginapan, dan aktivitas rekreasi. Selain itu, kawasan ini juga sering menjadi tujuan untuk menikmati kuliner laut segar dan kebudayaan lokal.

Bagikan

Komentar

Artikel Terkait
- Advertisment -spot_img

Terbaru