Minggu, April 21, 2024
spot_img

Update Progres Penyelidikan Temuan Kerangka Ibu Dan Anak di Depok

DAERAH, Lokacita: Penemuan kerangka manusia di Cinere, Depok, Jawa Barat pada Kamis (7/9), sampai saat ini masih diselidiki Polisi.

Kedua kerangka tersebut diketahui berinisial GA (64) yang merupakan seorang ibu dan DA (38) anaknya.

Semenjak penjelidikan dilakukan pihak Kepolisian mendapat banyak temuan yang cukup membingungkan.

Mulai dari potensi penggunaan racun, penemuan kertas berisikan nama dan nomor hp, sampai misteri file di laptop korban menjadi perhatian dalam penyelidikan.

Pendalaman Potensi Racun

Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi mengatakan bahwa labolatorium forensik masih menginvestigasi TKP untuk mencari jejak racun.

“Pihak labolatorium forensik masih menyisir lokasi, apakah ada jejak racun atau semacamnya,” ungkap Hengki pada wartawan, Jum’at (8/9) mengutip CNN Indonesia.

Untuk memperlancar proses investigasi potensi penggunaan racun, autopsi juga dilakukan pada kedua jenazah yang sekarang berada di RS Polri Keramat Jati.

Temuan Polisi di TKP nantinya akan dicocokan dengan hasil autopsi yang dilakukan guna mencaritahu sebab kematian jenazah ibu dan anak tersebut.

Temuan File “to you whomever”

Dalam proses penyelidikan di lokasi jenazah, Polisi juga menemukan sebuah laptop yang didalamnya berisi file dengan nama “to you whomever”.

Dari file yang ditemukan di laptop yang diduga milik jenazah itu menimbulkan banyak kemungkinan terkait apa yang sebenarnya terjadi.

“Didalamnya tertera, apabila ada yang melihat tulisan ini mungkin saya dan ibu saya sudah meninggal” ungkap Hengki saat memberi penjelasan terkait isi file tersebut dikutip dari CNN Indonesia.

Sampai laporan tersebut dimuat, Polisi masih menyelidiki apakah tulisan tersebut dibuat oleh almarhum ataukah ada yang sengaja menuliskan.

Pasalnya apabila sengaja di tulis almarhum kasus ini bisa jadi merupakan bunuh diri. Sedangkan apabila ditulis oranglain maka kedua jenazah adalah korban.

Untuk menguak maksud dari file “to you whomever” Polisi sampai harus melibatkan Asosiasi Psikologi Forensik atau Apsifor dalam investigasi.

Kertas Dengan Nama & Nomor Hp

Sebelumnya, polisi juga mendapatkan temuan berupa secarik kertas yang bertuliskan 2 nama juga tertera didalamnya nomor hp.

Dilansir dari DetikNews, menurut polisi kedua nama serta nomor telepon yang berinisial S dan K diduga merupakan identitas keluarga korban.

Kasus yang penuh dengan teka-teki ini bermula tatkala warga curiga Almarhum tidak keluar rumah selama 1 bulan, namun ketika dicek ternyata keduanya telah meninggal dunia.

Bagikan

Komentar

Artikel Terkait
- Advertisment -spot_img

Terbaru