Sabtu, Juli 13, 2024
spot_img

3 Pelanggaran HAM yang Dilakukan Oleh Israel Terhadap Palestina

Internasional, Lokacita: Hak Asasi Manusia (HAM) merupakan sebuah hak kodrat yang dimiliki oleh setiap manusia di berbagai belahan bumi. HAM berfungsi untuk menjamin keberlangsungan hidup dan kemerdekaan setiap manusia. Lalu, bagaimana jika seseorang melakukan pelanggaran HAM?

HAM tidak dapat diganggu gugat dan diabaikan oleh siapapun, termasuk pemerintah sekalipun. Itulah sebabnya HAM dijunjung tinggi agar menciptakan kondisi aman dan damai.

Seperti diketahui, tidak semua negara menerapkan HAM. Bahkan sampai saat ini masih ada banyak sekali kasus pelanggaran HAM yang terjadi di belahan bumi yang berawal dari sebuah konflik.

Salah satu kasus pelanggaran HAM yang paling disorot saat ini adalah konflik antara Israel dan Palestina yang menelan banyak korban. Lantas, pelanggaran HAM apa saja yang dilakukan oleh Israel terhadap Palestina?

Israel Melakukan Penembakan Terhadap Warga Sipil Palestina

Pelanggaran HAM pertama ini terjadi pada tanggal 23 Juni 2008 silam. Pada saat penembakan, warga sipil Palestina sedang mengumpulkan kayu bakar di perbatasan Beith Lahia. Pada saat itulah tiba-tiba dua buah Meriam mendarat di Gaza.

Dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa, tetapi Israel tercatat melakukan pelanggaran HAM terhadap warga sipil Palestina.

Tetapi, pada September 2008 Israel kembali melayangkan dua Meriam dan tiga roket ke Gaza. Hal ini berdampak pada Palestina karena banyak gedung-gedung tinggi hancur seketika dan banyak korban tewas.

Lantaran hal ini PBB segera melakukan blokade terhadap Israel karena termasuk dalam kejahatan perang dan melanggar HAM.

Anak-Anak Palestina sebagai Korban

Pada tahun 2019 Israel adalah satu-satunya negara yang menerapkan penjara untuk anak-anak, khususnya anak-anak Palestina. Disebutkan juga jika anak-anak dari Palestina diperlakukan kasar da tidak diberi akses berkomunikasi dengan orang tuanya.

Undang-Undang tersebut tentunya menuai banyak kontroversi, tetapi Israel seakan-akan tuli dan enggan merevisi UU tersebut. Bahkan dalam laporan tahunan, tercatat ada sebanyak 500 anak-anak Palestina menjadi korban tuduhan tidak berdasar oleh Israel.

Israel Menembak Perawat Palestina

Seorang perawat dari Palestina yang ditembak mati oleh Israel bernama Razan Al Najjar pada tahun 2018 silam. Razan ditembak mati di tempat oleh tentara Israel yang pada saat itu tengah menyelamatkan korban kerusuhan di jalur Gaza.

Bagikan

Komentar

Artikel Terkait
- Advertisment -spot_img

Terbaru