Senin, Juni 17, 2024
spot_img

Direktur HAM PBB Resmi Mengundurkan Diri Lantaran Gagal Mencegah Genosida di Palestina 

Internasional, Lokacita: Direktur Komisaris Tinggi Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) basis New York, Craig Mokhiber mundur dari jabatannya sebagai Direktur HAM PBB. Terungkap jika alasannya mengundurkan diri lantaran Mokhiber menganggap PBB gagal mencegah genosida di Palestina.

Kabar pengunduran diri ini resmi tersiar pada 1 November 2023, tepatnya tadi malam. Tetapi, dilansir dari The Guardian, ternyata Mokhiber telah lebih dulu mengajukan surat pengunduran diri pada tanggal 28 Oktober 2023 yang lalu.

Dalam surat pengunduran tersebut, ia mengungkap rasa kecewanya terhadap PBB lantaran tidak bisa menghentikan masalah genosida di Palestina yang masih terjadi hingga saat ini.

Menurut Mokhiber, ini bukan kali pertama PBB gagal mencegah genosida. Ia mengungkap jika PBB sebelumnya juga selalu gagal dalam mencegah genosida yang terjadi di Rwanda, Muslim di Bosnia, Yazidi di Kurdistan Irak, dan kasus Rohingya di Myanmar.

Seorang juru bicara PBB New York mengirim pernyataan terhadap Guardian mengenai kabar pengunduran diri Mokhiber. Ia membenarkan kabar tersebut dan secara resmi, per tanggal 1 November 2023 Mokhiber pension sebagai direktur HAM PBB.

Diketahui, Mokhiber telah bekerja untuk PBB sejak tahun 1992 dan memegang banyak peran penting semasa jabatannya. Ia pernah memimpin tugas komisaris tinggi dalam merancang pendekatan pembangunan berbasis hak asasi manusia. Dan juga pernah bertindak sebagai penasihat senior hak asasi manusia di Palestina, Sudan, dan Afghanistan.

Mokhiber juga seorang pengacara spesialisasi dalam hukum hak asasi manusia internasional. Bahkan ia pernah tinggal di Gaza pada tahun 1990an.

Semasa ia menjabat sebagai direktur komisaris tinggi hak asasi manusia di New York, ternyata ia kerap mendapat ancaman dari sekelompok pro-Israel lantaran komentarnya di sosial media. Ia dikritik karena mendukung gerakan boikot, divestasi, sanksi dan menuduh Israel melakukan apartheid, seperti yang dibahas dalam surat pengunduran diri.

Dalam surat pengunduran diri yang dilayangkan oleh Mokhiber, ia menyerukan agar negara Israel diakhiri secara efektif. Ia meminta agar sekelompok manusia rasis dan pemukin proyek colonial dapat diakhiri secara apartheid di seluruh negeri.

Bagikan

Komentar

Artikel Terkait
- Advertisment -spot_img

Terbaru