Selasa, Februari 27, 2024
spot_img

Selain China, Kini Wabah Pneumonia Mulai Meledak di Eropa, Kemenkes: Waspada!

Internasional, Lokacita: Beberapa waktu belakangan ini kasus wabah pneumonia banyak menyerang anak-anak di China secara misterius.

Faktanya, kasus wabah pneumonia ini tak hanya terjadi di China, dilaporkan jika kini pneumonia juga terjadi pada anak-anak di Belanda.

Menanggapi kasus wabah pneumonia, melalui surat edar Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengenalian Penyakit yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI) mengeluarkan surat edar yang berisi kewaspadaan terkait kasus pneumonia.

Peringatan mengenai wabah pneumonia ini tertuang dalam Surat Edar Nomor PM.03.01/C/4632?2023 mengenai kewaspadaan terhadap kejadian mycoplasma pneumonia di Indonesia.

Surat edar ini ditujukan secara khusus untuk kepala dinas kesehatan provinsi, kabupaten, kota, direktur atau kepala rumah sakit, kepala kantor Kesehatan Pelabuhan, dan puskesmas di seluruh Indonesia.

Kasus Pneumonia di Indonesia

Hingga saat ini belum ada satu pun kasus wabah pneumonia yang tercatat di Indonesia. Walaupun begitu, Kemenkes tetap menghimbau masyarakat agar tetap waspada dan selalu menggunakan masker saat keluar rumah.

Saat ini Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) sedang melakukan pemantauan terkait pengembangan kasus pneumonia. Serta memantau negara-negara yang terjangkit secara global.

KKP juga diminta untuk waspada secara dini dengan melakukan pemantauan kasus yang dicurigai pneumonia. Berikut beberapa permintaan Kemenkes terhadap KKP:

• Memperketat pengawasan tehadap awak, personel, penumpang, barang bawaan, alat-alat, lingkungan, hingga Binatang yang meilntas dari batas negara. Terutama dari negara terjangkit (China).
• Memantau perkembangan kasus dan negara yang terjangkit.
• Meningkatkan waspada secara dini dengan melakukan pantauan kasus yang dicurigai pneumonia.
• Melakukan koordinasi dengan Dinkes dan RS setempat dalam meningkatkan kewaspadaan.
• Melakukan koordinasi dengan penanggung jawab alat angkut untuk meningkatkan kewaspadaan secara dini.
• Menindaklanjuti laporan penemuan kasus pneumonia dan memfasilitasi pengiriman specimen ke laboratorium rujukan.
• Meningkatkan upaya promosi Kesehatan untuk masyarakat Pelabuhan, bandara, dan pos lintas negara.
• Melakukan survey ketat dengan cara memantau peningkatan kasus pneumonia melalui wilayah yang dilaporkan.
• Menyebarluaskan informasi mengenai kewaspadaan pneumonia kepada masyarakat.

Saat ini belum diketahui secara pasti apa yang menjadi penyebab kasus wabah pneumonia meningkat pesat di China. Yang jelas, WHO dan Kemenkes menghimbau agar tetap berhati-hati terhadap wabah misterius ini.

Bagikan

Komentar

Artikel Terkait
- Advertisment -spot_img

Terbaru