Selasa, Juni 18, 2024
spot_img

Wajib Tahu, Kasus Covid-19 Kembali Meningkat di Singapura dan Malaysia

Internasional, Lokacita: Wajib tahu, kasus Covid-19 kembali meningkat di Singapura dan Malaysia. Hal ini kembali terjadi mendekati penghujung tahun 2023.

Dua negara ini rupanya kembali menjadi sorotan media karena mengalami peningkatan orang-orang yang terkena Covid-19.

Pada 19 sampai 25 November 2023 menjadi beberapa hari terburuk untuk Singapura. Pasalnya kasus Covid-19 mengalami dua kali peningkatan menjadi 22.094 kasus dibanding sebelumnya 10.726 kasus.

Tidak hanya Singapura, Malaysia pun pada 12 sampai 18 November 2023 juga turut mengalami peningkatan kasus Covid-19 dari 2.305 kasus menjadi 3.626 kasus.

Melansir dari berbagai laman, Kementerian Kesehatan Singapura mendesak masyarakat untuk segera melakukan vaksinasi.

Menurut Kementerian Kesehatan Singapura, kasus ini terjadi karena imunitas tubuh masyarakat menurun dan faktor tingginya masyarakat pergi dan pulang dari luar negeri.

Tidak hanya itu, Kementerian Kesehatan Singapura juga mengatakan kembali kasus Covid-19 memang meningkat, tetapi rata-rata kasus rawat inap serta ICU tetap stabil.

Melansir dari laman yang sama, kasus yang terjadi di Singapura inin merupakan varian Omicron EG.5. Gejala kasus ini yakni, sakit tenggorokan, sesak, batuk, cairan hidung berlendir, kelelahan, sakit kepala, mual dan muntah, badan serta otot pegal, kehilangan indra penciuman dan pengecap,

Sementara itu, kasus Covid-19 di Malaysia mayoritas terjadi pada usia 20 sampai 40 tahun. Dr Muhammad Radzi Abu Hassan, Direktur Jenderal Kesehatan Datur, mengatakan bahwa orang-orang yang terkena Covid-19 mengalami gejala ringan.

Kasus Covid-19 memang kembali meningkat di Malaysia, tetapi tidak ada perubahan klinis dan tingkat keparahan dari kasus ini.

Gejala yang dirasakan oleh orang-orang dari Malaysia yang terkena Covid-19, yakni pilek, kelelahan, bersin, sakit kepala, dan sakit tenggorokan.

Oleh karena itu, kedua negara tersebut tetap mengimbau masyarakat selalu waspada dengan kasus Covid-19 ini. Tidak hanya itu, dianjurkan melakukan pencegahan dan menjaga kebersihan diri.

Sementara itu, untuk para petugas kesehatan tetap memantau para pasien yang sudah terinfeksi Covid-19 dan pasien dengan gejala pernapasan akut yang berisiko tinggi.

Bagikan

Komentar

Artikel Terkait
- Advertisment -spot_img

Terbaru