Rabu, Februari 28, 2024
spot_img

Mahfud MD Mundur dari Menkopolhukam, Ganjar Pranowo: Semoga Yang Lain Ikut

Nasional, Lokacita: Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD berencana mundur dari jabatannya, keputusan ini menyangkut dirinya yang maju sebagai Cawapres dalam Pemilu 2024 bersama Capres Ganjar Pranowo.

Mahfud MD menuturkan bahwa dirinya telah bertemu Menteri Sekretariat Negara, Praktikno, untuk jadwal pertemuan dengan Presiden Joko Widodo dan memberitahu langkah politiknya.

“Dulu diangkat dengan penghormatan, sekarang memberitahu dengan hormat tentang langkah-langkah politik. Segi etika penting,” ujar Mahfud MD di Cirebon pada Selasa (30/1), seperti ditulis Kompas.

Sebagai menteri yang diangkat oleh Jokowi, Mahfud MD merasa penting memberitahu terkait langkah politiknya untuk menjaga integritas dan etika sebagai menteri kepada presiden sebagai kepala negara.

“Lalu, masalah politik, saya sudah jadi cawapres, harus jelas. Jabatan menteri hak prerogatif presiden, ini menghormati beliau,” lanjutnya.

Mahfud MD tekankan pentingnya etika dalam langkah-langkahnya, merujuk pada budaya Orang Jawa yang tidak datang dan pergi begitu saja.

Berita tentang potensi pengumuman mundur Mahfud MD mendapat tanggapan positif dari Ganjar Pranowo. Capres nomor urut 3 itu menyatakan keputusan Mahfud MD sebagai pesan moral bagi menteri lainnya.

“Ini tentunya pesan moral, banyak orang bertanya…oh ini menteri membagi bansos, pesan politik tersirat di sana. Mungkin tidak tersurat, tapi tersirat. Manusia itu kan bisa melihat dan merasakan,” kata Ganjar di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu (31/1) seperti dikutip Detik.

Ganjar mengapresiasi integritas tinggi Mahfud MD dan berharap langkah ini menjadi contoh bagi menteri lainnya. “Mudah-mudahan yang lain juga bisa ikut,” tambahnya.

Ganjar juga memberikan tanggapan terkait potensi mundurnya menteri PDI Perjuangan lain mengikuti jejak Cawapresnya itu, dirinya mengaku tidak tahu karena konflik kepentingan hanya dimiliki oleh Mahfud MD.

“Kalau itu saya kurang tahu, karena yang memiliki konflik kepentingan (conflict of interest) Pak Mahfud, yang maju Pak Mahfud,” pungkasnya.

EditorHilmi

Bagikan

Komentar

Artikel Terkait
- Advertisment -spot_img

Terbaru