Senin, Juni 17, 2024
spot_img

Cara Aneh Bojan Hodak Membentuk Alberto Rodriguez di Persib Bandung

Olahraga, Lokacita: Cara aneh Bojan Hodak dalam mengatur Alberto Rodriguez di Persib Bandung terbukti sangat efektif. Alberto diketahui menjadi salah satu pemain yang didatangkan Persibi pada awal musim ini.

Berasal dari Spanyol, Alberto dipandang sebagai pelengkap sepak bola Spanyol asuhan Luis Milla. Namun alih-alih menjadi tambahan, Alberto Rodriguez malah tampil melempem di awal musim.

Alberto kerap melakukan blunder fatal yang membuat Persib banyak kebobolan di awal musim ini. Alhasil, ia menjadi pemain Bobotoh yang paling disorot.

Cacian, ejekan, dan bahkan menyebutnya sebagai pembelian terburuk ditujukan kepada Alberto. Namun keadaan perlahan berubah ketika Luis Milla digantikan oleh Bojan Hodak.

Ya, beda pelatih berarti beda performa pemain. Hal serupa juga terjadi pada penampilan Alberto. Pemain berusia 30 tahun itu tampil jauh lebih baik akhir-akhir ini.

Bojan Hodak juga sempat kesulitan di awal masa latihannya. Namun setelah beberapa kali melihat performa pemainnya di laga tersebut, pelatih asal Kroasia itu mulai paham apa yang salah dengan performa Alberto dan Persib.

Hodak melihat Alberto adalah seorang bek jangkung yang tidak cakap dalam urusan adu lari. Bojan Hodak kemudian mengubahnya. Berbeda dengan Luis Milla yang menempatkannya sedikit lebih tinggi, Alberto Rodriguez dipasang di blok pertahanan rendah di era Hodak.

Begitulah cara Alberto Rodriguez menghindari serangan balik lawan yang mengandalkan umpan terobosan. Dengan kata lain, Alberto akan dihindarkan dari kemungkinan beradu lari dengan penyerang-penyerang cepat pada tim-tim Liga 1.

Cara ini terbukti sangat efektif. Alberto Rodriguez menjadi orang pertama yang dengan cepat mematahkan serangan balik cepat lawan. Setiap kali umpan jauh dilakukan ke zona pertahanan Persib, Alberto lah yang pertama menyapunya.

Selain itu, perawakannya yang ramping, bahkan setinggi 191cm menjadikannya sosok yang sangat ditakuti dalam duel udara. Alberto Rodriguez bersama duet Nick Kuipers menjadi tembok batu tebal yang sangat sulit ditembus.

Berkat itu, Alberto mampu mengangkat Persib yang pada awal musim berada di posisi terbawah klasemen Liga 1, ke posisi kedua seri Liga 1 2023-2024 yang sedang berlangsung.

Apalagi, segala sindiran yang ia terima di awal kedatangannya kini berubah menjadi pujian dan cinta dari Bobotoh.

Bagikan

Komentar

Artikel Terkait
- Advertisment -spot_img

Terbaru