Kamis, Mei 23, 2024
spot_img

Tottenham Hotspur Musim Lalu Baik Di Awal, Lalu Ambruk di Akhir

Olahraga, Lokacita: Tottenham Hotspur tampil begitu apik di awal musim 2022/23 sebelum perlahan terpuruk ke peringkat delapan di akhir musim. Tim ini gagal lolos ke kompetisi Eropa mana pun.

Dimana kerugiannya? Pasukan Ange Postecoglou mengawali musim 2023/24 secara sensasional dengan raihan delapan kemenangan dan dua kali imbang sehingga menjadi salah satu dari dua tim yang belum terkalahkan di Premier League.

Namun memuncaki klasemen tidak berarti apa-apa. Pada pada musim kemarin, Tottenham Spurs secara konsisten berada di empat besar selama 16 minggu pertama, naik sedikit dan kembali ke empat besar sampai pekan ke-29 sebelum perlahan turun.

Bagaimana ini bisa terjadi? Kita lihat saja performa tim besutan Antonio Conte di pekan ke-16 dan jelang pekan ke-30 perlahan menurun.

The Lilywhites Telah Kalah Empat Kali Jelang Pekan Ke-16

Musim lalu, setelah mengawali musim dengan kuat dalam lima kemenangan dan dua kali seri, Spurs menderita empat kekalahan sebelum pekan ke-16.

Arsenal mengalahkan mereka 3-1 pada 1 Oktober 2022, kemudian Manchester United selang 18 hari kemudian, masih di bulan yang sama.

Sejak itu, tim London White City kembali kalah dua kali, pertama dari Newcastle United pada 23 Oktober, empat hari setelah kekalahan di Old Trafford.

Kemudian pada 6 November 2022 Liverpool menang 1-2. Kekalahan beruntun terulang kembali pada pertengahan April 2023.

Faktanya, masih ada lima kekalahan lagi antara tahun baru hingga awal Maret 2023. Namun hal tersebut tidak mengubah kuatnya posisi The Lilywhites di tabel liga akibat buruknya hasil empat tim lainnya.

Dampak paling buruk terjadi setelahnya, mulai April 2023 yakni ketika kelelahan dan cedera mulai mempengaruhi komposisi tim. Ditambah dengan pemecatan Antonio Conte pada akhir Maret lalu, hal ini sedikit merugikan moral tim.

Mereka pertama kali kalah 1-0 dari Wolves pada awal April, disusul dua kemenangan dan dua kali seri di bawah asuhan asisten pelatih Cristian Stellini. Ini diikuti dengan lima kekalahan dalam delapan pertandingan terakhir musim ini. Yakni kalah 2-3 dari Bournemouth, kalah 6-1 di kandang Newcastle United, seri 2-2 melawan pasukan Erik Ten Hag dan kalah 4-3. Anfield.

Mantan asisten Conte Cristian Stellini dipecat setelah kekalahan 6-1 pada 23 April 2023. Ia digantikan oleh spesialis Spurs Ryan Mason.

Dua kekalahan lagi terjadi, 2-1 di kandang Aston Villa dan kekalahan 1-3 di Brentford, merusak akhir musim Spurs.

EditorDewi F

Bagikan

Komentar

Artikel Terkait
- Advertisment -spot_img

Terbaru