Rabu, Februari 21, 2024
spot_img

Benarkah Trend Viral Hahu Hoheng Berbahaya Bagi Kesehatan? Simak Penjelasannya di Sini!

Ragam, Lokacita: Baru baru ini sedang muncul trend viral hahu hoheng di sosial media, khususnya TikTok

Tidak sedikit dari para konten kreator Indonesia yang turut mencoba trend viral hahu hoheng ini dikarenakan rasa penasaran mereka akan sensasinya.

Trend ini bermula muncul karena video seorang penduduk luar Indonesia yang terlihat asyik memakan tahu goreng langsung setelah dari penggorengan tanpa membiarkannya dingin ataupun menyaring minyaknya dahulu.

Mulai dari itulah banyak konten kreator ataupun masyarakat yang tertarik mencobanya. Namun apakah ini tidak berbahaya?

Begini Menurut Ahli Kesehatan

Menurut Dokter Nadia Alaydrus yang disampaikan pada akun TikToknya, mengatakan jika trend viral mukbang hahu hoheng ini berbahaya.

Sebab ada beberapa risiko yang didapat dari makan makanan yang panas seperti luka bakar yang akan terjadi pada area mulut dan lidah yang akan menyebabkan melepuh.

Sehingga lidah terasa terbakar, timbul sariawan dan rasa yang tidak nyaman pada mulut serta dapat beresiko menyebabkan kanker kerongkongan. Selain itu juga akan berefek pada saluran kerongkongan serta akan menyebabkan rapuhnya gigi karena enamelnya rusak.

Beberapa netizen dalam komenan postingan dokter Nadia juga sependapat dengan pendapat Dokter Nadia. Beberapa mengatakan bahwa trend ini tidak seharusnya viral dan dicoba karena terdapat dampak buruk yang akan diterima.

Memang benar makanan lebih enak dimakan pada saat hangat namun bukan berarti kita memakan makanan yang masih panas baru keluar dari minyaknya langsung.

Mukbang ini banyak terjadi di area China karena suhu mereka yang dingin berbeda jauh dengan Indonesia. Itulah sebabnya makanan panas sekalipun tidak akan berasa di suhu dingin.

Berbeda jauh dengan Indonesia yang tidak memiliki musim dingin yang ada malah menyebabkan berbagai macam penyakit di daerah mulut.

Sebelum mencoba trend viral yang berkeliaran di media sosial alangkah baiknya untuk memikirkan resiko jangka panjangnya terlebih dahulu. Ditambah lagi jika hal itu beresiko terhadap kesehatan tubuh. Sebab fenomena trend viral hahu hoheng yang viral ini tidak cocok untuk diterapkan di Indonesia.

 

Bagikan

Komentar

Artikel Terkait
- Advertisment -spot_img

Terbaru