Rabu, Juli 24, 2024
spot_img

Heboh Beredar 109 Ton Emas Antam Bodong! Cek Perbedaan Logam Mulia Asli dan Palsu

Viral, Lokacita: Dalam periode tahun 2010-2022, sebanyak 109 ton logam mulia merek Antam palsu beredar di masyarakat. Ketahui perbedaan logam mulia asli dan palsu!

Pada Rabu, 29 Mei 2024, Kejaksaan Negeri (Kejagung) menetapkan 6 mantan pejabat Antam sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi dalam tata kelola komoditi emas.

Keenam tersangka merupakan General Manager Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia (UBPP LM) PT Antam Tbk yang bekerja pada tahun 2010 hingga 2021. Jika Anda meragukan keaslian logam mulia, berikut 7 perbedaan logam mulia asli dan palsu!

1. Berat

Logam mulia asli biasanya memiliki berat yang seragam dan lebih berat dibandingkan logam mulia palsu dengan ukuran yang sama. Pada saat yang sama, logam mulia palsu biasanya lebih ringan atau beratnya tidak sesuai dengan ukuran logam asli.

2. Cap dan Tanda

Logam mulia asli mempunyai cap atau tanda resmi yang menunjukkan kemurnian, seperti stempel 24K, 999 atau logo produsen. Pada saat yang sama, cap atau tanda pada logam mulia palsu menjadi kurang jelas atau tidak ada sama sekali.

3. Warna

Warna logam mulia asli seperti emas, perak atau platinum tidak mudah berubah. Pada saat yang sama, warna logam mulia palsu dapat memudar, terkelupas, atau berubah seiring waktu.

4. Harga

Jangan terkecoh dengan harga murah karena harga logam mulia asli biasanya tinggi dan stabil sesuai pasar logam mulia. Namun logam mulia palsu biasanya jauh lebih murah dibandingkan logam mulia asli. Jika Anda ditawari logam mulia dengan harga murah, sebaiknya hati-hati!

5. Reaksi Terhadap Magnet

Sebenarnya emas dan perak asli tidak bersifat magnetik. Oleh karena itu, jika logam mulia Anda tidak bereaksi terhadap magnet, maka dapat dikatakan logam mulia tersebut asli, sedangkan logam mulia palsu berlaku sebaliknya.

6. Pengujian Asam

Logam mulia asli tahan terhadap pengujian asam, sehingga tidak bereaksi atau berubah warna. Pada saat yang sama, barang palsu biasanya bereaksi dengan asam, berubah warna atau bahkan rusak setelah uji asam.

7. Kekerasan

Memiliki kekerasan tertentu sesuai dengan jenis logamnya, misalnya emas lebih lunak dari pada perak, yang menandakan bahwa logam mulia tersebut asli. Namun kekerasan logam mulia palsu cukup berbeda, bisa lebih keras atau lebih lunak dibandingkan logam mulia asli.

Bagikan

Komentar

Artikel Terkait
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Terbaru