Sabtu, Mei 2, 2026
spot_img

Sekda Jabar Sebut Longsor TPA Sarimukti dalam Kondisi Aman

DAERAH, Lokacita: Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat (Jabar) menyebut longsor TPA Sarimukti dalam Kondisi Aman, Pemprov bakal siapkan uang 200 juta.

Sekretaris Daerah (Sekda) Jabar Herman Suryatman melakukan pengecekan langsung ke lokasi longsor (TPA). Di zona 3 tumpukan sampah diarea yang lebarnya sekitar 20 meter tinggi sekira 10 meter, ungkapnya pada Minggu (09/03/2025).

Menurut Herman, longsor dipicu hujan berkepanjangan yang terjadi selama sepekan terakhir. Air menyebabkan tumpukan sampah menjadi berat, akhirnya runtuh. Ia dan pihak terkait sudah melakukan langkah darurat.

“Over all kondisi TPA aman, sudah dilakukan langkah- langkah untuk mengatasi longsor, antara lain kita sudah buat jalan alternatif menuju zona 3 dan Depo BBM,” ujar Herman.

Selanjutnya, kata dia, langkah mitigasi lainnya, yakni menertibkan para pemulung agar terhindar dari situasi berbahaya terseebut. Serta sejumlah alat berat pun sudah dipindahkan ke tempat yang lebih aman.

“Jadi sekali lagi TPA Sarimukti dalam kondisi aman,” ucap Herman.

Dikatakanya, agar kejadian serupa tidak terjadi lagi, maka (Pemdaprov) Jabar akan memasang kawat bronjong untuk menahan sampah agar tidak longsor.

Pemdaprov telah menyiapkan anggaran Rp200 juta untuk menahan zona 3 agar tidak berdampak ke zona 4.

Untuk jangka panjang, penghijauan di area TPA Sarimukti. Tahap pertama akan ditanam sebanyak 2.000 pohon yang akan berfungsi sebagai penyerap air.

“Hari ini simbolik penanaman, minggu ini akan ditanam 2.000 pohon terutama di lereng – lereng sebagai bentuk pencegahan terjadinya longsor,” kata Herman.

Terkait kapasitas TPA Sarimukti, saat ini terdapat empat zona eksisting. Zona 1 sudah penuh, tak bisa menampung lagi. Zona 2 terisi 90 persen. Zona 3 terisi 80 persen, dan zona 4 sudah penuh, terangnya.

Saat ini, sedang dibuka zona 5 seluas 6,3 hektare dan sedang finishing. “Sekarang pekerjaan utamanya sudah selesai, tinggal pemasangan membran mudah- mudahan bulan Mei nanti sudah selesai,” tutur Herman.

“Jadi kurang lebih 3,5 tahun, dan mudah- mudahan awal tahun 2028 TPPAS Legoknangka sudah bisa beroperasi,” tambah Herman.

Bagikan

Komentar

Artikel Terkait
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -
Google search engine

Terbaru