Ciamis – Aksi kemanusiaan kembali ditunjukkan oleh anggota Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Ciamis saat melakukan evakuasi korban banjir di Kecamatan Pamarican. Di tengah genangan air yang mencapai setinggi pinggang orang dewasa, para relawan tetap bergerak tanpa ragu demi menyelamatkan warga terdampak, khususnya kelompok lanjut usia.
Salah satu momen yang menyentuh terjadi ketika seorang anggota Tagana Ciamis terjun langsung ke lokasi banjir yang arusnya cukup deras. Tanpa menghiraukan keselamatan pribadinya, ia menggendong seorang lansia yang terjebak di dalam rumahnya. Dengan langkah perlahan dan penuh kehati-hatian, ia menerjang air banjir yang dingin dan keruh, memastikan lansia tersebut tetap aman dalam gendongannya.
Di bawah guyuran hujan dan suhu yang semakin dingin, anggota Tagana tersebut tetap fokus menjaga keseimbangan tubuhnya. Ia berjalan selangkah demi selangkah, dibantu rekan-rekannya yang bersiaga di sisi kiri dan kanan untuk memastikan proses evakuasi berjalan aman hingga ke titik pengungsian.
Agung, salah seorang anggota Tagana Ciamis yang terlibat langsung dalam evakuasi tersebut, mengatakan bahwa keselamatan warga menjadi prioritas utama.
“Kami tidak memikirkan risiko pribadi saat itu. Yang ada di pikiran kami hanya bagaimana lansia ini bisa segera dievakuasi dengan selamat. Meski air setinggi pinggang dan terasa sangat dingin, kami harus tetap masuk dan menolong,” ujar Agung.
Ia juga menambahkan bahwa kondisi air yang kotor serta cuaca yang tidak bersahabat tidak menyurutkan semangat para relawan.
“Sebagai relawan kebencanaan, kami sudah siap dengan segala risiko. Lelah dan dingin itu hal biasa. Yang terpenting warga bisa selamat dan merasa aman,” tambahnya.
Berkat kerja sama tim dan dukungan masyarakat setempat, proses evakuasi berjalan lancar. Lansia yang digendong tersebut berhasil dibawa ke tempat yang lebih aman untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Aksi tersebut menjadi bukti nyata komitmen dan dedikasi Tagana Ciamis dalam menjalankan tugas kemanusiaan, hadir di tengah masyarakat saat bencana melanda tanpa pamrih dan penuh tanggung jawab.






