Selasa, Januari 13, 2026
spot_img

4 Sekolah Raih Penghargaan Adiwiyata, Bukti Ciamis Menanam Nilai Lingkungan untuk Generasi Berkelanjutan

Ciamis, Lokacita.com,- Pemerintah Kabupaten Ciamis terus memperkuat pendidikan karakter berbasis lingkungan sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan.

Komitmen tersebut tercermin dari keberhasilan sejumlah satuan pendidikan di Ciamis yang meraih penghargaan Program Adiwiyata Tahun 2025, sebuah pengakuan nasional atas konsistensi penerapan budaya ramah lingkungan di lingkungan sekolah.

Penghargaan Adiwiyata bukan sekadar simbol prestasi, melainkan indikator keberhasilan sekolah dalam membentuk perilaku peduli lingkungan sejak dini.

Melalui kebiasaan sederhana namun berkelanjutan pengelolaan sampah, penghijauan, efisiensi energi, hingga integrasi pendidikan lingkungan dalam kurikulum sekolah menjadi ruang strategis menanamkan nilai tanggung jawab ekologis.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup/BPLH RI, Dr. Hanif Faisol Nurofiq, pada acara penganugerahan di Gedung Sasono Utomo, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Kamis (11/12/2025).

Pada tahun 2025, sekolah-sekolah asal Kabupaten Ciamis berhasil menembus seleksi nasional dan meraih predikat Adiwiyata Mandiri dan Adiwiyata Nasional, dua kategori tertinggi dalam Program Adiwiyata.

Capaian tersebut menunjukkan bahwa pendidikan lingkungan di Ciamis tidak berjalan seremonial, tetapi telah menjadi budaya yang hidup di lingkungan sekolah.

Sekolah peraih Adiwiyata Mandiri 2025 adalah MTsN 1 Ciamis dan MTSS Harapan Baru Cijantung, sementara predikat Adiwiyata Nasional 2025 diraih oleh SMP Terpadu Al Hasan dan SMAN 2 Banjarsari.

Bupati Ciamis Dr. H Herdiat Sunarya menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan buah dari kerja kolaboratif berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap masa depan lingkungan.

“Pendidikan lingkungan bukan hanya soal kebersihan sekolah, tetapi tentang membentuk karakter generasi yang bertanggung jawab terhadap alam. Apa yang dilakukan sekolah-sekolah ini adalah investasi jangka panjang bagi Ciamis,” ujarnya

Herdiat juga menyampaikan apresiasi kepada para kepala sekolah, guru, siswa, serta seluruh pemangku kepentingan yang konsisten menjalankan Program Adiwiyata di tengah berbagai keterbatasan.

Lebih lanjut Herdiat menilai keberhasilan Program Adiwiyata tidak lepas dari kolaborasi pentahelix yang melibatkan DPRKPLH Kabupaten Ciamis, Kementerian Agama Ciamis, Dinas Pendidikan Ciamis, KCD Pendidikan Wilayah XIII Jawa Barat, HPAI, serta dukungan komunitas dan media.

Kolaborasi menjadi pengungkit utama dalam memperluas praktik baik pendidikan lingkungan ke sekolah-sekolah lain di Kabupaten Ciamis.

Ke depan, Pemerintah Kabupaten Ciamis melalui DPRKPLH berkomitmen mendorong lebih banyak sekolah untuk mengadopsi prinsip Adiwiyata sebagai bagian dari pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Capaian tahun 2025 diharapkan menjadi pemantik semangat bagi dunia pendidikan di Ciamis untuk terus berinovasi, memperkuat budaya ramah lingkungan, serta menjadikan sekolah sebagai motor perubahan menuju Ciamis yang hijau dan berkelanjutan.

Bagikan

Komentar

Artikel Terkait
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -
Google search engine

Terbaru