Kamis, Mei 23, 2024
spot_img

PSS Sleman Tunjuk Eks Pemain Napoli Gantikan Marian Mihail

Olahraga, Lokacita: PSS Sleman resmi menerima pengunduran diri pelatihnya Marian Mihail. Kabar tersebut diumumkan Klub bernama Super Eagle Java Club melalui Instagram resminya pada Senin malam (10/09/2023) WIB.

Sebaliknya, PSS Sleman menunjuk asisten pelatih Bertrand Crasson untuk menangani Kim Kurniawan dan lainnya. CEO PT Putra Sleman Sembada (PSS), Gusti Randa menjelaskan alasan penunjukan tersebut.

“Penunjukan Crasson juga terkait dengan cita-citanya ke depan untuk mencapai tim papan atas dan Pak Marian juga ingin istirahat untuk lebih banyak waktu bersama keluarga, kata Gusti Randa, Senin, di Omah PSS, Sleman (10/09/2023) sore WIB.

Pelatih Berpengalaman

Bertrand Crasson adalah mantan pemain tim nasional Belgia. Dia juga bermain untuk Klub Italia, Napoli. Pada saat yang sama, Crasson melatih divisi teratas Thailand Rachatburi dan Inter Pattaya. Dia berkomitmen untuk melakukan yang terbaik,” kata Gusti Randa.

Manajemen berharap Crasson meneruskan kedisiplinan yang diberikan pelatih Mihail dan semakin meningkatkan prestasi PSS Sleman, tambahnya.

Posisi Dirtek PSS Sleman

Meski demikian, Marian Mihail tak meninggalkan Sembada sepenuhnya. Arsitek asal Rumania itu punya tugas baru di masa depan. Manajemen PSS Sleman sedang mempertimbangkan untuk mengangkat Mihail sebagai direktur teknik.

Selain itu, Marian Mihail sedang dipertimbangkan untuk menjadi direktur teknik baru”, kata Gusti Randa

“Kami menilai Marian menjadi salah satu pelatih yang berkarakter kuat dan disiplin yang membentuk karakter dan kedisiplinan para pemain PSS Sleman,” lanjutnya.

Selain itu, manajemen PSS Sleman tetap berkomitmen untuk meningkatkan pengembangan akademi yang saat ini memiliki empat tim yakni PSS U-13, U-16, U-18, dan U-20. Idealnya, sebagian besar pemain senior PSS Sleman berasal dari akademi sepak bola Sleman,” kata Gusti Randa.

Alasan Pengunduran Diri

Marian Mihail berencana pensiun sebelum pekan ke-13 BRI Liga 1 2023/2024. Keinginan tersebut disampaikannya saat jumpa pers jelang laga melawan Madura United di Stadion Maguwoharjo Sleman, Sabtu (23/09/2023).

Pelatih berlisensi UEFA Pro kala itu mengungkapkan, alasan utama mengakhiri hubungannya dengan PSS adalah karena merasa tidak didukung oleh suporter Sleman.

Di bawah asuhan pelatih asal Rumania itu, PSS Sleman berhasil meraih empat kemenangan, enam kali imbang, dan lima kekalahan dari 15 pertandingan BRI Liga 1 musim ini.

Hasil tersebut menempatkan PSS di peringkat 14 klasemen Liga 1 dengan 18 poin, hanya unggul lima poin dari Arema FC yang berada di posisi terbawah zona merah di peringkat 16.

EditorDewi F

Bagikan

Komentar

Artikel Terkait
- Advertisment -spot_img

Terbaru