Minggu, April 21, 2024
spot_img

Santripreneur Pamerkan Berbagai Produk di Festival UMKM Santri

CIAMIS, Lokacita: 40 Santripreneur ramaikan Festival UMKM Santri yang diadakan oleh Pergerakan Relawan Kemanusiaan dan Lingkungan Indonesia (PRK-I) di Raksabaya, Cimaragas, Kabupaten Ciamis pada Minggu (04/6).

PRK-I menggandeng PLN Peduli dengan mengusung Empowering Santri sebagai upaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi di lingkungan pesantren.

Ketua PRK-I, Luthfi Hizba Rusydia menyampaikan para santripreneur yang mengikuti kegiatan ini merupakan peserta workshop sebelumnya yang diadakan di Pondok Pesantren Darul Hasan, Banjarsari.

Peserta Festival UMKM Santri ini diikuti oleh Santri dari tiga wilayah yaitu Kabupaten Ciamis, Kota Banjar, dan Kabupaten Pangandaran.

“Para santri telah kami bekali pengetahuan seputar dunia usaha dari mulai regulasi perijinan sampai bagaimana cara memasarkan produk secara online maupun offline,” ungkapnya.

Di Era Digital Santri Harus Mempunyai Keterampilan

Luthfi menjelaskan di era digital, para santri yang mempunyai jiwa usaha harus dikembangkan dan diarahkan.

“Kegiatan ini juga diharapkan menjadi ikhtiar bersama dalam membantu percepatan pertumbuhan ekonomi nasional setelah masa pandemi berakhir,” jelas Luthfi.

Program Empowering Santri akan terus dilakukan mengingat banyaknya potensi ekonomi di lingkungan pesantren. Sejauh ini banyak santri yang sudah menjalankan usahanya secara online.

Berharap Santri Bisa Tumbuhkan UMKM di Lingkungan Pesantren

Asep Priatna, perwakilan PT. PLN wilayah Jawa Barat mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan kegiatan Festival UMKM Santri 2023.

“Harapannya, UMKM berbasis Santri dan pondok pesantren dapat membangkitkan ekonomi dan memberi dampak positif untuk semuanya,” ungkapnya.

Dirinya melanjutkan jika UMKM berbasis pondok pesantren ini memiliki peluang besar dengan mengembangkan jejaring para santri yang tersebar hampir di setiap wilayah Indonesia.

Selaras dengan Visi Misi Kabupaten Ciamis

Yana D. Putera, Wakil Bupati Ciamis yang membuka kegiatan Empowering Santri merasa sudah selaras dengan visi misi Pemerintah Kabupaten Ciamis.

“Pemkab Ciamis mengakui jika persoalan pemasaran menjadi kendala dalam mengembangkan UMKM di Ciamis,” ungkap Yana D. Putera.

Kemudian Yana D. Putera mengungkapkan jika pemkab Ciamis terus mengupayakan hal itu dengan bentuk pendampingan melalui dinas terkait.

“Ciamis sudah memiliki forum CSR di Bappeda, kemudian Forum Komunikasi Pesantren, dan Pengusaha sebagai ikhtiar untuk memajukan laju pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Ciamis,” ujarnya.

Bagikan

Komentar

Artikel Terkait
- Advertisment -spot_img

Terbaru