Daerah, Lokacita,-: Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Ciamis menyatakan komitmen penuh untuk menindaklanjuti Surat Edaran (SE) Bupati Ciamis Nomor 600.4.15/2408-DPRKPLH.03/2025.
SE tersebut menginstruksikan “Pelaksanaan Aksi Nyata Bersih Sampah” kepada seluruh Perangkat Daerah (PD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ciamis, sebagai upaya strategis menjaga kebersihan lingkungan.
Kepala Kesbangpol Ciamis, Dr. R. Yadi Tisyadi, S.E., M.Si., menegaskan bahwa instansinya siap berpartisipasi aktif dalam gerakan ini.
“Kami akan segera menyusun rencana aksi internal dan mengkoordinasikan dengan PD lain untuk pelaksanaan bersih sampah serentak,” ujar Yadi kepada wartawan di kantornya, Rabu (5/11/2025).
SE Bupati Ciamis diterbitkan agar lingkungan bersih, sehat, aman, bebas dari penyakit, indah. Dokumen itu menekankan pelaksanaan aksi nyata bersih sampah secara masif dan serentak, melibatkan semua jajaran pemerintah daerah.
Tujuannya tidak hanya membersihkan lingkungan, tetapi juga membangun kesadaran kolektif masyarakat terhadap pengelolaan sampah yang berkelanjutan
Menurut Yadi, Kesbangpol memulai dengan membersihkan area kantor dan lingkungan sekitar, kemudian memperluas ke wilayah Alun-alun Ciamis.
Ia menegaskan, kegiatan ini bagian dari komitmen kami memperkuat citra Ciamis sebagai daerah peduli lingkungan.
Gerakan ini diharapkan menjadi contoh bagi daerah lain.
Surat edaran ini bukan sekadar instruksi administratif, melainkan langkah konkret pemerintah daerah untuk mengatasi dampak sampah plastik dan organik yang menumpuk di sungai, jalan, dan pemukiman.
Data Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Ciamis menunjukkan, volume sampah harian mencapai ratusan ton, Kabupaten Ciamis terus berbenah agar sampah dapat terkelola optimal.
Aksi bersih sampah serentak ini menjadi momentum untuk mengurangi beban tersebut.
Kesbangpol Ciamis, sebagai salah satu instansi, berperan dalam aspek politik dan kesatuan bangsa, tetapi juga turut mendukung program lingkungan.
Yadi menjelaskan, partisipasi aktif ini selaras dengan tugas pokok mereka dalam membangun harmoni sosial melalui aksi nyata.
Bagi dia, kebersihan lingkungan adalah fondasi kesatuan bangsa; lingkungan kotor dapat memicu konflik sosial
Bagi dia, konflik sosial dicontohkan seperti, tumpukan sampah sering menutup saluran air, menyebabkan banjir lokal.
Warga yang rumahnya kebanjiran akan menyalahkan tetangga atau kelompok lain yang dianggap pembuang sampah utama.
Rencana pelaksanaan akan dimulai pekan depan, dengan target melibatkan pegawai Kesbangpol dan relawan masyarakat.
SE ini juga mendorong inovasi, seperti pemanfaatan sampah menjadi kompos atau daur ulang.
Pemerintah Kabupaten Ciamis berharap aksi bersih sampah ini menjadi budaya sehari-hari.
Dengan komitmen Kesbangpol Ciamis, diharapkan seluruh warga pun ikut bergotong royong.
Langkah ini sejalan dengan program nasional pengelolaan sampah zero waste.
“Partisipasi publik krusial untuk keberhasilan aksi nyata bersih sampah,” tegas Yadi.
Inisiatif ini menegaskan posisi Ciamis sebagai kabupaten yang proaktif dalam isu lingkungan, sekaligus memperkuat kolaborasi antarinstansi.






