Selasa, April 14, 2026
spot_img

Ciamis, Pusat Perbibitan Sapi Potong: Menyokong Peternakan Berkualitas

Ciamis, LOKACITA: Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, semakin dikenal sebagai salah satu pusat perbibitan sapi potong unggulan di Indonesia.

Melalui UPTD Balai Perbibitan dan Pengembangan Inseminasi Buatan Ternak Sapi Potong (BPPIBT) Ciamis, daerah ini berperan besar dalam mendukung peternakan modern dengan menyediakan benih sapi potong berkualitas tinggi.

Berlokasi di Dusun Kidul, Desa Cijeungjing, Kecamatan Cijeungjing, BPPIBT Ciamis menjadi garda terdepan dalam pengembangan inseminasi buatan dan perbibitan sapi potong, khususnya sapi Pasundan, yang merupakan plasma nutfah asli Jawa Barat.

BPPIBT Ciamis memiliki tugas utama melaksanakan kegiatan teknis operasional di bidang perbibitan dan pengembangan inseminasi buatan ternak sapi potong.

Fungsinya mencakup pengkajian kebijakan teknis, pengelolaan perbibitan, distribusi informasi, serta evaluasi dan pelaporan.

Salah satu layanan unggulannya adalah penyediaan semen beku dari sapi pejantan unggul Pasundan yang bersertifikat LS-Pro (Lembaga Sertifikasi Produk Benih/Bibit Ternak).

Fasilitas laboratorium semen beku yang modern memastikan kualitas benih yang dihasilkan mampu meningkatkan produktivitas peternakan lokal.

Layanan BPPIBT Ciamis dirancang untuk memudahkan peternak. Untuk mendapatkan benih sapi potong, peternak cukup datang langsung atau menghubungi petugas pemasaran, menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP), dan membeli minimal 10 dosis semen beku.

Proses pembayaran dilakukan secara nontunai melalui QRIS atau kode billing ke Bank BJB, memastikan transaksi yang cepat dan transparan.

Setelah pembayaran, peternak dapat mengambil benih di laboratorium sesuai prosedur yang telah ditetapkan.

Menurut Plt Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Ciamis, Slamet Budi Wibowo, BPPIBT Ciamis tidak hanya berfokus pada penyediaan benih, tetapi juga mendukung pelestarian sapi Pasundan.

Pihaknya berkomitmen untuk meningkatkan populasi sapi potong lokal yang berkualitas, sekaligus mendukung perekonomian peternak di pedesaan.

Sapi Pasundan, yang dikenal tahan terhadap cekaman panas dan memiliki reproduksi yang baik, menjadi fokus utama untuk memenuhi kebutuhan daging di Jawa Barat.

Selain itu, Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Ciamis aktif memajukan sentra pengembangan sapi potong di kecamatan seperti Panumbangan, Panjalu, dan Cijeungjing.

Program “Kampung Sapatu” yang digagas Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jawa Barat turut memperkuat penyebaran benih dan bibit sapi Pasundan berkualitas.

BPPIBT Ciamis juga melakukan sosialisasi dan pembinaan kepada kelompok ternak untuk meningkatkan adopsi teknologi perbibitan modern.

Dengan fasilitas canggih dan layanan yang mudah diakses, pusat perbibitan sapi potong di Ciamis menjadi solusi bagi peternak yang ingin menghasilkan ternak unggul.

Inisiatif ini tidak hanya meningkatkan produksi daging sapi lokal, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan dan perekonomian daerah.

BPPIBT Ciamis terus berinovasi, menjadikan Ciamis sebagai model peternakan berkelanjutan di Indonesia.

Bagikan

Komentar

Artikel Terkait
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -
Google search engine

Terbaru