Selasa, April 21, 2026
spot_img

Dinsos Ciamis Beri Bantuan Untuk Nindi, Anak Putus Sekolah di Bojong Mengger

DAERAH, Lokacita: Dinas Sosial (Dinsos) Ciamis memberikan bantuan kepada Nindi (11) murid kelas 3 SDN Bojong Mengger 4 Kecamatan Cijeungjing, yang sempat berhenti sekolah.

Bantuan yang tersebut berupa dua paket sembako itu diserahkan langsung oleh Kabid Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial (Rehsos) Dinsos Ciamis, Dra. Hj Nonok Nurlina kepada Nindi didampingi Kakeknya, Kepala Sekolah, Taofik Budiman, Jumat (13/12/2024) di SDN Bojongmengger 4 Cijeungjing.

Seperti diketahui, Nindi terpaksa harus berhenti sekolah dikarenakan adiknya masuk sekolah. Demi menutupi kebutuhan adiknya itu, la lebih memilih berjualan cilok berkeliling daripada mengikuti pembelajaran sekolah.

Mewakili Kepala Dinsos Ciamis, Eka Permana Oktaviana, Kabid Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial (Rehsos) Dinsos Ciamis, Dra. Hj Nonok Nurlina merasa prihatin atas apa yang terjadi pada Nindi. la mengetahui kondisi anak tersebut dari pemberitaan di media online.

“Sebelumnya saya tidak tahu ada anak sekolah yang memutuskan berhenti belajar dan berjualan cilok keliling. Alhamdulillah sekarang anak ini sudah sekolah kembali,” katanya, Jum’at (13/12/2024).

Dikatakan Nonok, pihaknya akan mengurus Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) setelah administrasi kependudukannya selesai dibuat. Terkait kependudukan saat ini sedang diurus pihak Desa Kertabumi.

Menurutnya, untuk langkah awal pihaknya akan membenarkan dulu terkait kartu keluarga (KK) dan identitas kependudukannya, karena itu sebagai dasar untuk diajukan masuk DTKS melalui Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial-Next Generation (SIKS-NG) karena anak ini harus tercover Kartu Indonesia Pintar (KIP) untuk bantuan pendidikannya.

“Insyaallah mudah-mudahan kita coba bantu apabila identitas kependudukannya sudah ada tercetak yang baru. Anak ini bisa masuk ke KK kakeknya, apabila melihat runtut ke belakang kan KK ibu bapaknya tidak ada, tapi anak ini bisa juga menjadi keluarga lain,” ungkapnya.

Bersama Disdukcapil la akan menyelesaikan terkait kependudukan, setelah selesai pihaknya akan bekerjasama dengan pihak desa agar didaftarkan DTKS melalui aplikasi SIKS-NG.

“Apabila DTKS nya sudah, untuk bisa mengcover bantuan yang lainnya, seperti bantuan untuk anak sekolah ada di Program Keluarga Harapan (PKH) tapi apakah bisa memungkinkan atau tidak,” jelasnya.

Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan bagian pelayanan mengakseskan dengan pendamping PKH apakah masuk atau tidak, ada dua kategori bantuan yaitu lansia dan anak sekolah.

Dinsos Berkoordinasi Dengan Semua pihak.

Menurutnya, Dinas Sosial akan mencoba mengakseskan berbagai sumber untuk bantuannya, kedepannya akan mengajukan juga ke Kementrian Sosial (Kemensos) agar mendapatkan bantuan nutrisi dan perlengkapan sekolahnya.

“Untuk tahun ini kita akan coba mendaftarkan anak ini untuk menerima perlengkapan sekolah dan nutrisinya,” ujarnya.

Bagikan

Komentar

Artikel Terkait
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -
Google search engine

Terbaru