CIAMIS, — Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Kabupaten Ciamis mendorong peningkatan konsumsi ikan melalui pengembangan berbagai produk olahan yang praktis dan menarik.
Inovasi tersebut dikembangkan bersama 34 kelompok pembudidaya ikan air tawar yang mendapat pembinaan dari Disnakan Ciamis.
Produk yang dihasilkan tidak hanya beragam, tetapi juga dikemas agar mudah dikonsumsi dan memiliki tampilan yang lebih modern.
Beberapa olahan yang dibuat antara lain es krim berbahan ikan nila, kerupuk dan makaroni ikan tawes, abon nila, kerupuk tulang ikan nila, otak-otak ikan, hingga puding ikan.
Ketua Tim Substansi Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan (P2HP) Disnakan Ciamis, Eli Haryati, mengatakan pengolahan ikan menjadi berbagai produk kreatif bertujuan meningkatkan nilai tambah bagi para pembudidaya.
“Produk ikan tidak lagi hanya dijual mentah, tetapi diolah sehingga nilainya meningkat. Kami juga membina pengemasan supaya lebih menarik dan praktis, sehingga bisa masuk ke supermarket, toko modern, bahkan pameran. Kalangan Gen Z pasti menyukainya,” ujar Eli, Senin (2/3/2026).
Menurut Eli, inovasi tersebut juga diharapkan dapat memperluas pasar produk olahan ikan lokal dari Ciamis.
Selain memberikan nilai ekonomi bagi pelaku usaha perikanan, pengembangan produk olahan ikan ini juga berkontribusi terhadap peningkatan asupan gizi masyarakat.
“Konsumsi ikan memberikan tambahan protein hewani yang baik, sekaligus meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,” katanya.
Melalui berbagai inovasi produk tersebut, Disnakan Ciamis berharap minat masyarakat untuk mengonsumsi ikan terus meningkat, sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas bagi produk olahan ikan lokal. (Adv)






