CIAMIS, lokacita com,- Pemerintah Kabupaten Ciamis melalui Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (DKUKMPP) terus mendorong penguatan tata kelola koperasi yang sehat dan akuntabel.
Salah satu langkah konkret dilakukan melalui kegiatan sosialisasi pembinaan kelompok koperasi tentang penyusunan dan pelaporan keuangan koperasi, yang digelar di Ciamis, Kamis (5/2/2026).
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman pengurus dan pengelola koperasi dalam menyusun laporan keuangan secara tertib, transparan, dan sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku.
Dengan laporan keuangan yang baik, koperasi diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan anggota sekaligus memperkuat daya saing usaha.
Kepala DKUKMPP Kabupaten Ciamis, Dadan Wiadi, menegaskan bahwa laporan keuangan merupakan fondasi utama dalam membangun koperasi yang profesional dan berkelanjutan.
“Koperasi tidak bisa dikelola secara konvensional tanpa pencatatan yang tertib. Laporan keuangan adalah bentuk pertanggungjawaban pengurus kepada anggota. Di situlah transparansi dan kepercayaan dibangun,” ujar Dadan.
Ia menjelaskan, masih terdapat koperasi yang belum optimal dalam administrasi dan pelaporan keuangan. Oleh karena itu, pembinaan dilakukan secara berkelanjutan agar koperasi mampu menyusun laporan neraca, laporan sisa hasil usaha (SHU), serta arus kas secara benar dan sistematis.
Menurut Dadan, penguatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) koperasi menjadi kunci dalam mendorong koperasi naik kelas.
“Kami ingin koperasi di Ciamis tumbuh sehat, aktif, dan benar-benar memberikan manfaat ekonomi bagi anggotanya. Untuk itu, tata kelola yang baik dan akuntabel menjadi syarat mutlak. Dengan laporan keuangan yang transparan, koperasi akan lebih mudah mengakses permodalan dan menjalin kemitraan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Dadan menambahkan bahwa pembinaan ini juga menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Ciamis dalam memperkuat sektor ekonomi kerakyatan.
Koperasi dinilai memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro dan kecil.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi teknis terkait standar penyusunan laporan keuangan koperasi, pentingnya audit internal, serta pemanfaatan sistem pencatatan berbasis digital guna meningkatkan efisiensi dan akurasi data.
DKUKMPP Ciamis memastikan kegiatan pembinaan dan sosialisasi akan terus dilakukan secara bertahap dan menyeluruh kepada koperasi yang tersebar di berbagai kecamatan.
“Kami tidak hanya melakukan pengawasan, tetapi juga pendampingan. Harapannya, koperasi di Kabupaten Ciamis menjadi koperasi yang sehat, modern, dan mampu berkontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah,” imbuhnya.
Dengan penguatan tata kelola dan peningkatan kapasitas pengurus, koperasi di Kabupaten Ciamis Dadan berharap para pengurus semakin profesional, transparan, dan berdaya saing di tengah dinamika ekonomi yang terus berkembang. (Adv/nasta)






