DAERAH, Lokacita: Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (Badko HMI) Jawa Barat menggelar Advance Training dengan fokus utama pada isu ketahanan pangan.
Diketahui, kegiatan ini berlangsung pada 25-31 Januari 2025, di Balai Pelatihan Koperasi dan UMKM (Balatkop) Jawa Barat (Jabar).
Ketua Umum Badko HMI Jabar, Siti Nurhayati, mengungkapkan bahwa pelatihan ini merupakan langkah strategis untuk mendorong generasi muda berkontribusi nyata dalam isu ketahanan pangan.
“Ketahanan pangan bukan hanya soal mencukupi kebutuhan, tetapi juga menjaga kemandirian bangsa. Melalui kegiatan ini, kami ingin mencetak kader HMI yang memiliki wawasan luas, tangguh, dan inovatif dalam menjawab tantangan pangan,” ujarnya.
Siti juga menyebut, melalui Advance Training ini, Badko HMI Jabar tidak hanya ingin mencetak pemimpin yang kompeten, tetapi juga generasi yang peduli terhadap tantangan pangan yang dihadapi Indonesia.
Koordinator Steering Committee (SC), Agus Bageur, menyatakan bahwa pelatihan ini dirancang dengan pendekatan komprehensif, melibatkan diskusi mendalam, praktik lapangan, dan pemaparan dari para ahli.
“Kami menghadirkan materi yang relevan untuk meningkatkan kesadaran dan kapasitas peserta, sehingga mereka mampu menjadi agen perubahan di bidang ketahanan pangan,” jelas Agus.
Ketua Pelaksana, Gilang Yulian Rakasiwi, menambahkan bahwa kegiatan ini diikuti oleh puluhan kader HMI dari berbagai cabang di Jawa Barat.
“Antusiasme peserta sangat tinggi, menunjukkan bahwa isu ketahanan pangan memang relevan dan membutuhkan perhatian bersama. Kami berharap output dari pelatihan ini dapat diterapkan di lingkungan masing-masing, baik di kampus maupun masyarakat,” kata Gilang.






