Rabu, Desember 17, 2025
spot_img

Adanya Kebocoran Data Nasabah, Formagat Geruduk Kantor BNI

Ciamis – Forum Mahasiswa dan Pemuda Galuh Tabayun (FORMAGAT) melaksanakan audiensi dengan pihak Unit Bank BNI pada hari Kamis, 3 Juli 2025. Audiensi ini merupakan tindak lanjut dari surat resmi yang telah dilayangkan oleh FORMAGAT kepada pihak BNI, termasuk ke kantor cabang, terkait dugaan kebocoran data nasabah yang mengakibatkan terjadinya penipuan.

Dalam pertemuan tersebut, Fauzi selaku Sekjen sekaligus Kuasa Hukum Perwakilan FORMAGAT menyampaikan, keprihatinan atas maraknya kasus penipuan yang menggunakan data nasabah secara spesifik dan detail. Salah satu korban penipuan adalah anggota aktif FORMAGAT yang dikenal sangat berhati-hati dan sering mengedukasi masyarakat tentang modus-modus penipuan.

“Teman kami menghubungi call center BNI karena sedang menghadapi kendala pada rekeningnya. Namun, setelah menutup telepon dan permasalahan belum terselesaikan, kurang dari lima menit kemudian ada pihak yang mengaku dari BNI dan mengetahui detail lengkap pengaduan yang sebelumnya disampaikan ke call center,” ucapnya.

Fauzi menjelaskan, pelaku penipuan mengaku akan memberikan kompensasi berupa kenaikan limit dan voucher belanja. Tanpa menyadari itu adalah penipuan, korban pun memberikan sejumlah data pribadi. Akibatnya, kartu kredit miliknya dikuras habis oleh pelaku.

“Orang yang sangat waspada saja bisa tertipu, apalagi masyarakat awam. Ini menunjukkan bahwa ada indikasi serius terkait kebocoran data. Kasus ini terjadi di Ciamis, dan kami khawatir masih banyak korban lain yang belum menyadarinya,” ujar Fauzi.

Ia juga menambahkan bahwa pelaku penipuan telah berhasil ditangkap dan saat ini sedang menjalani proses hukum. Namun, FORMAGAT tetap melakukan audiensi dengan pihak BNI karena ada dugaan keterlibatan oknum internal yang membocorkan data nasabah.

Kepala Unit  BNI,Ari prasetya, mengakui bahwa kasus penipuan terhadap nasabah memang sedang marak terjadi di sektor perbankan.

“kejadian itu memang terjadi dan kami masih menunggu untuk melakukan rapat dengan pimpinan, mungkin tiga hari kita bisa menghubungi kembali Formagat,”ucapnya

FORMAGAT menegaskan akan terus mengawal kasus ini dan mendesak pihak BNI untuk memberikan klarifikasi dan jaminan keamanan data bagi seluruh nasabah, hingga berita ini muncul pihak BNI belum memberikan keterangan lanjutan.

Bagikan

Komentar

Artikel Terkait
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -
Google search engine

Terbaru