Daerah, Lokacita: Dalam momentum Hari Pahlawan 2025, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Ciamis kembali meneguhkan komitmennya untuk menanamkan semangat nasionalisme di Hari Pahlawan melalui kegiatan yang melibatkan generasi muda.
Salah satu bentuknya adalah pelibatan Paskibraka Ciamis 2025 dalam upacara bendera yang digelar di Halaman Sekretariat Daerah (Setda) Ciamis, Senin (10/11/2025).
Sebanyak 13 anggota Paskibraka tampil membawa bendera Merah Putih dengan penuh disiplin dan kebanggaan.
Mereka merupakan pelajar terbaik dari berbagai sekolah yang telah menjalani latihan intensif sejak beberapa hari sebelumnya di bawah pembinaan langsung dari Kesbangpol Ciamis.
Kepala Kesbangpol Ciamis, Dr. R. Yadi Tisyadi, SE., M.Si., menegaskan bahwa pelibatan Paskibraka bukan sekadar formalitas dalam seremoni upacara, melainkan bagian dari pendidikan karakter kebangsaan.
Menurut Yadi, pengibaran bendera adalah simbol perjuangan dan penghormatan kepada para pahlawan.
“Melalui Paskibraka, kami ingin menumbuhkan semangat nasionalisme di Hari Pahlawan, agar para pelajar memahami arti pengorbanan dan cinta tanah air,” ujarnya.
Menurut Yadi, generasi muda saat ini menghadapi tantangan besar di tengah derasnya arus digitalisasi dan perubahan nilai.
Oleh karena itu, perlu ada ruang nyata untuk menanamkan nilai juang dan disiplin melalui kegiatan yang berorientasi pada kebangsaan.
Dia menegaskan, banyak anak muda sekarang yang mulai lupa dengan sejarah bangsanya.
“Kegiatan seperti ini menjadi cara efektif untuk membangun karakter, menanamkan disiplin, dan menumbuhkan rasa bangga menjadi bagian dari Indonesia,” tambahnya.
Selain pelajar, Kesbangpol juga mendorong agar ASN di lingkungan Pemkab Ciamis turut menumbuhkan semangat nasionalisme di Hari Pahlawan dengan menghidupkan kembali budaya baris-berbaris dan penghormatan bendera seperti yang dulu rutin dilakukan setiap Jumat.
Yadi menejalskan, dulu ASN dibina langsung oleh TNI untuk pelatihan baris-berbaris.
“Itu membentuk karakter dan rasa hormat terhadap simbol negara. Kami berharap semangat itu bisa dihidupkan lagi, karena nasionalisme tidak hanya milik pelajar, tapi juga aparatur negara,” tegas Yadi.
Ia menambahkan, Kesbangpol bersama BKPSDM Ciamis akan terus berkolaborasi agar nilai-nilai kepahlawanan dan semangat kebangsaan dapat diinternalisasikan dalam berbagai kegiatan pendidikan dan kepegawaian.
“Nilai kepahlawanan harus diwujudkan dalam tindakan nyata. Tidak cukup hanya diperingati setiap 10 November, tapi harus dihayati dan dijalankan dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.
Momentum Hari Pahlawan 2025 menjadi pengingat bahwa perjuangan belum berakhir. Dengan disiplin, tanggung jawab, dan cinta tanah air, generasi muda diharapkan mampu menjaga semangat nasionalisme di Hari Pahlawan tetap menyala di setiap langkahnya.






