CIAMIS, -Di tengah medan perbukitan yang curam dan berlumpur, semangat pengabdian Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Ciamis kembali diuji.
Dengan penuh dedikasi, mereka menembus jalur kebun dan menanjak tajam di Desa Jalatrang, Kecamatan Cipaku, demi memastikan warga lanjut usia dan penyandang disabilitas tetap memperoleh hak administrasi kependudukan mereka.
Langkah heroik itu menjadi bagian dari program unggulan “GADIS MANIS” (Jemput Bola bagi Masyarakat Disabilitas, Sakit, dan Lansia) yang dilaksanakan pada Rabu (12/11/2025).
Program ini merupakan turunan dari inovasi pelayanan “PASTI MANIS” (Pelayanan Administrasi Kependudukan Sinergis, Terintegrasi untuk Masyarakat Ciamis).
Kepala Disdukcapil Ciamis, Yayan Muhamad Sopyan, memimpin langsung kegiatan jemput bola tersebut bersama Kabid Pendaftaran Penduduk, Yulia Sari. Ia menegaskan bahwa pelayanan langsung ke rumah warga merupakan bentuk nyata komitmen ASN Disdukcapil untuk hadir tanpa mengenal batas.
Kami tidak menunggu masyarakat datang, tetapi justru hadir langsung ke rumah warga,” tegas Yayan.
“Petugas kami dengan sabar melakukan perekaman data biometrik seperti foto wajah, iris mata, sidik jari, dan tanda tangan digital menggunakan perangkat mobile kit. Semua dilakukan dengan pendekatan humanis, aman, dan penuh empati.”
Perjalanan menuju rumah-rumah warga di pelosok Jalatrang bukan tanpa kendala. Mobil pelayanan Disdukcapil bahkan sempat tertahan di tanjakan tajam sehingga para petugas harus bergotong-royong mendorong kendaraan agar dapat melanjutkan perjalanan.
Meski penuh tantangan, semangat ASN Disdukcapil tidak surut. Lima warga penerima layanan—terdiri atas lansia dan penyandang disabilitas—akhirnya berhasil direkam datanya dan difasilitasi untuk memiliki KTP elektronik (KTP-el).
Yayan menyampaikan apresiasi tinggi kepada para petugas lapangan yang bekerja dengan ketulusan dan tanggung jawab.
“Inilah bukti nyata ASN Disdukcapil Ciamis hadir untuk masyarakat. Mereka rela menempuh jalan berat agar tidak ada satu pun warga Tatar Galuh yang tertinggal dalam kepemilikan identitas kependudukan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Yayan menjelaskan bahwa program GADIS MANIS menjadi wujud nyata pelayanan inklusif yang berpihak pada kelompok rentan. Melalui inovasi ini, Disdukcapil memastikan setiap warga, tanpa terkecuali, memperoleh akses layanan administrasi secara cepat, ramah, dan berkeadilan.
“Kami ingin memastikan seluruh lapisan masyarakat memiliki identitas resmi sebagai dasar akses layanan publik. Itulah semangat PASTI MANIS yang terus kami hidupkan,” imbuhnya.
Sementara itu, Kabid Pendaftaran Penduduk, Yulia Sari, menyebutkan kegiatan jemput bola di Desa Jalatrang merupakan agenda rutin Disdukcapil Ciamis yang menyasar warga di pelosok dan daerah sulit dijangkau
“Pelayanan ini kami lakukan langsung ke rumah warga agar mereka tetap mendapatkan hak kependudukan tanpa harus datang ke kantor. Semua data terekam lengkap dan aman,” tuturnya.
Pantauan di lapangan menunjukkan antusiasme masyarakat yang luar biasa. Warga menyambut tim Disdukcapil dengan penuh kehangatan dan rasa syukur karena pelayanan dilakukan hingga ke rumah mereka.
Yulia menegaskan, semangat ASN Disdukcapil akan terus menyala dalam memberikan pelayanan terbaik.
“Kami akan terus hadir di tengah masyarakat, kapan pun dan di mana pun, untuk memastikan setiap warga memiliki identitas resmi sebagai dasar berbagai layanan publik,” pungkasnya.






