NASIONAL, Lokacita: Beberapa deretan tokoh mendukung Gus Farkhan untuk mengantikan posisi Gus Miftah sebagai utusan khusus presiden bidang kerukunan beragama.
Diketahui, mundurnya Gus Miftah sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan, membuka ruang munculnya nama-nama baru.
Salah satu yang paling banyak diperbincangkan yakni Gus Farkhan Evendi, tokoh muda yang dikenal dekat dengan para ulama dan memiliki rekam jejak bersih.
KH Ali Zubaidi, Pengasuh Ponpes Mbaran Kediri menyebut keteladanan Gus Farkhan dalam merangkai persatuan dan kerukunan umat beragama sangat cocok untuk mengemban posisi tersebut.
“Sebab dari dulu gemar silaturahmi kepada yang tua maupun muda,” tuturnya.
Mursyid Thoriqoh Naqsabandi Kholidiyah Mujaddidiyah, dari Surabaya, Jawa Timur, KH. Ahmad Nasiruddin Arif juga menyambut baik munculnya nama Gus Farkhan.
Menurutnya Gus Farkhan memiliki rekam jejak yang selaras dengan jabatan tersebut.
“Gus Farkhan telah aktif dalam membangun ruang dialog yang harmonis untuk berbagai komunitas, menjembatani perbedaan dengan cara yang sangat efektif. Pengalaman ini jauh lebih berharga daripada ketenaran semata, karena ia telah terbukti mampu menciptakan kedamaian di tengah keragaman,” jelas KH. Ahmad.
Sejalan dengan itu, K. Mudzakar Aziz, pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Huda Mojoasem, Lamongan, memandang kiprah Gus Farkhan dalam memimpin Majelis Ro’iyah Indonesia (MRI) disebut sangat tepat untuk menggantikan posisi tersebut.
“Gus Farkhan memiliki sejumlah kualitas yang membuatnya layak untuk mengemban amanah sebagai Utusan Khusus Presiden. Saya sangat yakin Gus Farhan mampu dan sangat tepat menjalankan tugas ini,” tegas K. Mudzakar.
Selain itu dukungan juga datang dari KH. Nihrul Bahi Alhaedar, pengasuh Pondok Pesantren Tanfirul Ghoyyi, Lamongan, Jawa Timur juga memberikan dukungannya terhadap Gus Farkhan Evendi.
“Gus Farkhan Evendi adalah sosok yang memiliki pemahaman mendalam tentang keragaman budaya dan agama di Indonesia. Dia telah menunjukkan komitmen yang kuat dalam mempromosikan dialog antaragama dan membangun jembatan komunikasi antara berbagai kelompok,” ungkap Gus Irul.
Lebih lanjut, sinyal dukungan terhadap Gus Farkhan juga datang dari Prof. Dr. K.H. Asep Saifuddin Chalim pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah.
Ia turut mendoakan agar Gus Farkhan Evendi agar dapat melanjutkan posisi Gus Miftah Maulana.
Berhenti Menghina Gus Miftah
Selain itu, Prof. Asep juga meminta agar masyarakat berhenti menghina Gus Miftah.
“Gus Miftah adalah orang baik, hanya saja kadang kepleset omong. Mari kita hargai dan dukung beliau,” ujarnya.
Terbaru, KH. Abdul Malik, seorang tokoh agama yang juga pengasuh Pondok Pesantren Haq An Nahdliyah Sidoarjo, secara tegas turut menyatakan dukungan terhadap Gus Farkhan Evendi.
Dalam keterangannya, KH. Abdul Malik menekankan pentingnya sosok pemimpin yang mampu menjaga kerukunan umat beragama. Menurut beliau, Gus Farkhan Evendi merupakan sosok yang tepat untuk mengemban tugas tersebut.
“Saya mendoakan dan sangat mendukung Gus Farkhan Evendi untuk mengemban amanah ini,” ujarnya, Sabtu (14/12/2024).
KH. Abdul Malik juga mengingatkan pentingnya menjaga adab dalam berdakwah.
“Dakwah harus disampaikan dengan bijaksana, tidak menyakiti hati orang lain, dan selalu berpedoman pada Al-Qur’an dan sunnah Rasulullah,” tegasnya.






