Rabu, Juli 24, 2024
spot_img

Menko Marves Luhut Angkat Suara mengenai Pemberian IUP Kepada Ormas

Nasional, Lokacita: Luhut Binsar Pandjaitan yang merupakan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, angkat bicara mengenai pemberian izin usaha pertambangan (IUP), kepada Organisasi Masyarakat (Ormas) keagamaan.

“Sebenarnya tidak ada niat lain, niatnya juga baik, ingin memberikan bantuan kepada ormas keagamaan, bukan hanya meminta sumbangan-sumbangan saja”, ungkap luhut.

“Kalau ada tambang yang sudah jalan, mereka bisa diikut sertakan dan diberikan saham”, ucap luhut pada saat talkshow IDN times, Selasa (4/6), Jakarta Pusat.

Penilaiannya pemberian izin usaha penambangan (IUP) saat ini kepada ormas keagaaman sangat tepat. Pasalnya, Jika diberikan nanti pada masa pemilihan umum, bisa dianggap sedang kampanye.

“Tujuan adanya IUP untuk ormas keagamaan, agar bisa membantu masyarakat dalam membuat tempat ibadah bahkan sekolah, serta membantu hal lainnya yang bersifat positif bagi kemaslahatan umat”, ungkapnya.

Ia berpesan kepada semua pihak, untuk sama sama mengawasi semua ormas yang diberikan IUP, ia berpendapat bahwa IUP yang diberikan presiden jokowi bisa dimanfaatkan tidak baik, dan hanya bermanfaat untuk pribadi.

“Kita harus sama-sama awasi ormas agama yang diberikan IUP, jangan sampai ada oknum-oknum yang memanfaatkan ini untuk kepentingan pribadi”, ungkap luhut.

Presiden Jokowi Dodo, resmi membuka Isin Usaha Penambangan untuk Muhammadiyah dan Nadhlatul Ulama (NU), dalam rangka mengelola lahan tambang.

Yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah, No 25 Tahun 2024, hasil perubahan dari PP No 96 Tahun 2021, yang berisi tentang pelaksanaan kegiatan usaha pertambangan mineral dan batu bara, yang diketuk pada hari kamis (30/5).

Dalam aturan baru itu, terdapat pasal 83A yang berisi tentang, memberikan kesempatan bagi ormas keagamaan agar mengelola wilayah izin usaha pertambangan khusus (WIUPK).

Bunyi pasal 83A yang berisi tentang WIUPK dapat dilakukan penawaran secara prioritas kepada Badan Usaha yang dimiliki oleh organisasi kemasyarakatan keagamaan, dengan tujuan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Bagikan

Komentar

Artikel Terkait
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Terbaru